Langkah membuat…

Langkah membuat file dengan comment line di terminal ubuntu

Buka menu ubuntu kemudian akan tampil seperti dibawah ini

ketikan “terminal” di pencarian kemudian akan muncul ikon terminal dan kemudian di klik ikon.nya

ini adalah tampilan dari terminalnya

setelah itu tampilan akan menjadi seperti berikut nah ini lah letak perbeadnya setelah di akses “$” akan menjadi “#”

ketikan “ls” perintah ini digunakan untuk melihat isi sebuah direktori
ini dari lihat isi dari dari sebuah home

kemudian kita membuat sebuah folder dengan perintah “mkdir” dengan nama “sistem”

lakukan perintah “ls”

bisa kita lihat folder yng sudah kita buat dengan nama “sistem”
kemudian masuk ke direktori “sistem” dengan perintah “cd”

jika sudah masuk kemudian kita akan membuat file dengan perintah “touch” dengan nama file “operasi”
lakukan perintah “ls” untuk melihat file yang sudah kita buat

kemudian “gedit operasi” berikut salah satu perintah editor yang ada di linux

kemudian akan muncul tampilan editornya yang saya tulis didalam file ini adalah : “haloo saya rafli saya sedang belajar comment line di linux” kemudian save filenya

jika kita ingin membaca tulisan yang ada didalam file tersebut ketik perintah “cat operasi”
untuk membaca isi file tersebut.
Lebih jelasnya tampilan akan dibawah ini

Langkah – langkah diatas adalah Perintah dasar dalam mengoperasikan Terminal !

Terima Kasih

Konsep Sistem Informasi

Di postingan saya kali ini ingin membahas sedikit tentang Konsep Sistem Informasi (KSI). Postingan ini ditujukan untuk menambah pengetahuan tentang KSI dan sebagai Tugas pengantar Kuliah saya pada matakuliah KSI.

Yang dimaksud sistem informasi tidak harus melibatkan komputer, Sistem informasi yang menggunakan komputer biasanya disebut Sistem Informasi berbasis Komputer (Computer based information System/CBIS). Memang dalam praktek keseharian kita, Sistem Informasi lebih banyak dihubungkan dengan komputer.

Beberapa pengertian atau definisi Sistem Informasi menurut para ahli:

  1. Alter (1992) : Sistem Informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah perusahaan.
  2. Bodnar dan HopWood (1993) : Sistem Informasi adalah kumpulan perangkat keras dan lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi yang berguna.
  3. Turban, McLean dan Wetherbe (1999) : Sistem Informasi adalah sebuah sistem informasi yang mempunyai fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.

Kebutuhan Sistem Informasi

Setiap organisasi membutuhkan aliran informasi yang digunakan untuk mengambil keputusan yang dibutuhkan, yang diatur dan diarahkan kedalam suatu Sistem Informasi. Sistem operasi sangat berperan penting dalam proses pengambilan keputusan sampai perencanaan jangka panjang.

Sistem informasi tidak selamanya selalu berkaitan atau berbasis dengan komputer. Hanya saja dengan berkembangnya teknologi terutama komputer maka membuat Sistem Informasi didukung oleh komputer sehingga Sistem Informasi lebih sering disebut Sistem Informasi Berbasis Komputer. Sistem Informasi berbasis Komputer memiliki 6 bagian antara lain: HardwareSoftware,Data/InformasiProsedur KerjaKomunikasi dan Orang. Sehingga Sistem Informasi bersifat modifikatif terhadap kebutuhan organisasi. KOmponen prosedur dalam Sistem Informasi berkaitan dengan prosedur manual dan prosedur berbasis komputer serta standar untuk mengolah data menjadi informasi yang berguna. Suatu prosedur adalah urutan langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan satu atau lebih aktifitas pengolahan informasi. Sebagai contoh sistem yang umumnya ada dalam suatu organisasi adalah sistem penggajian, personalia, akuntansi dan gudang.

Manajemen
Pada umumnya manajemen mengacu pada individu-individu dalam organisasi yang bertanggung jawab untuk memimpin dan mengarahkan perencanaan, pengelolaan, penyediaan staff, pengawasan dan pengendalian aktifitas bisnis. Sistem Informasi bisnis untuk mendukung aktifitas-aktifitas bisnis berkembang dari masa ke masa. Tingkat keterlibatan sistem Informasi bisnis berbasis komputer makin lama semakin luas dan berkembang. Beberapa Sistem Informasi bisnis yang umum diimplementasikan dalam organisasi adalah transaction processing system, management information system dan decision support system.

Transaction Processing System (TPS)
Transaction processing system adalah bisnis proses pertama yang dikomputerisasi dan tanpa sistem informasi, pencatatan dan pengolahan transaksi bisnis akan menghabiskan banyak waktu. TPS menyediakan data untuk pekerja bisnis proses lain seperti MIS dan DSS serta sistem informasi kusus. TPS melayani kebutuhan dasar dari sistem lain. Selain itu TPS juga melakukan operasi rutin seperti pemesanan dan pembayaran yang terjadi harian atau mingguan. Sistem ini membutuhkan dan menghasilkan banyak data masukan dan keluaran banyak tanpa pemrosesan yang rumit.

Management Information System (MIS)
Management Information System berperan untuk menyediakan informasi yang tepat kepada orang yang tepat pada waktu yang tepat pula dalam suatu organisasi yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan. Bentuk dari informasi itu pada umumnya berupa laporan untuk mendukung pengambilan keputusan yang merupakan pengolahan data-data yang masuk melalui TPS secara harian ataupun mingguan.

Beberapa jenis laporan yang dihasilkan oleh Management Information System antara lain:

  1. Laporan Rutin : Laporan yang dibuat secara periodik atau terjadwal baik harian, mingguan atau bulanan. Contohnya: laporan penggajian karyawan, Laporan pendapatan bulanan, laporan pengeluaran bulanan, laporan waktu kerja karyawan.
  2. Laporan berdasarkan permintaan : Laporan  yang dibuat pada saat permintaan kusus. Contohnya: Laporan informasi lokasi barang tertentu perusahaan pengiriman,  Laporan tingkat penjualan.
  3. Laporan Kusus : Laporan yang dihasilkan pada situasi kusus atau kebutuhan kusus manajemen. Contohnya: Laporan rekor pembelian oleh pelanggan pada tingkat tertentu untuk diberi penghargaan. 

Decision Support System (DSS)
Decision support System adalah sekumpulan orang, prosedur, software, database dan peralatan yang digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan dan pemecahan masalah. Fokus dari DSS adalah efektifitas pengambilan keputusan ketika menghadapi masalah bisnis yang terstruktur maupun tidak terstruktur. Seperti halnya MIS dan TPS, DSS juga dirancang untuk membantu organisasi mencapai tujuannya.
DSS dalam prosesnya membutuhkan komponen seperti database dan model base. Database adalah kumpulan tabel yang saling berelasi. Tabel-tabel tersebut berisi data hasil masuka prosen TPS misalnya. Sedangkan model base dapat berupa analisis kuantitatif atau formula matematika yang ditetapkan untuk menghasilkan variasi model untuk memperlihatkan akibat yang berbeda-beda dari model-model tersebut. 
Selain TPS, MIS dan DSS, sistem informasi bisnis lain dapat digolongkan dalam Specialized Information System atau Sistem Informasi Spesial. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah sistem informasi dengan kecerdasan buatan.  

Kecerdasan buatan memiliki beberapa cabang seperti:

  1. Robotika, berkaitan dengan penggunaan robot mekanik untuk menegrjakan tugas-tugas yang didefinisikan oleh sistem.
  2. Vision System, membantu merekam dan memanipulasi citra atau gambar seperti menganalisis sidik jari dan foto.
  3. Natural language Processing, berkaitan dengan pengolahan teks dalam bahasa alami untuk mendapatkan informasi tertentu.
  4. Learning System, merupakan kombinasi software dan hardware yang dapat mengubah reaksi terhadap situasi tertentu, misalnya software game.
  5. Neural Network, merupakan sistem komputer yang bertindak seperti atau mensimulasikan fungsi otak manusia.

Dari ketiga jenis Sistem Informasi bisnis di atas, dapat dibandingkan dalam hal periode, keterlibatan dalam pengambilan keputusan, input dan output serta kompleksitas dalam proses dan analisis.

E-commerce
E-commerce adalah transaksi pembelian atau penjualan yang dilakukan melalui Internet, baik oleh pelanggan atau konsumen yang membeli barang atau jasa atau transaksi antar pelaku bisnis. SelainE-commerce, konsep lain yang sering didengar adalah E-business. E-business adalah kegiatan berbisnis di Internet yang tidak saja pembelian, penjualan dan jasa, tapi juga pelayanan pelanggan dan kerja sama dengan rekan bisnis baik individu maupun instansi.
Business to business adalah tipe E=commerce dimana pihak yang berperan sebagai penyedia dan pembeli adalah organisasi.  Business to customer adalah proses bisnis di Internet yang terjadi antara organisasi sebagai penyedia produk dan konsumen individu sebagai pembeli.

KONSEP SISTEM INFORMASI
  
Konsep Sistem Informasi Lanjutan DEFINISI SISTEM:

  • Ludwig Von Bartalanfy: Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terkait dalam suatu antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.
  • Anatol Raporot: Sisitem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan satu sama lain.
  • L.Ackof: Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari bagian-bagiandalam keadaan saling tergantung satu sama lainnya.

Syarat-syarat System: 

  1. Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan tujuan.
  2. Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan.
  3. Adanya hubungan diantara elemen sistem.
  4. Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi dan material) lebih penting daripada elemen sistem.
  5. Tujuan organisasi lebih penting daripada tujuan elemen.

Secara Garis Besar, Sistem dapat dibagi 2 yaitu:

  1. SISTEM FISIK (PHISICAL SYSTEM): Kumpulan elemen-elemen atau unsur-unsur yang saling berinteraksi satu sama lain secara fisik serta dapat didefinisikan secara nyata tujuan-tujuannya. Contohnya: Sistem transportasi (petugas, mesin, organisasi yang menjalankan tarnsportasi), Sistem komputer (peralatan yang berfungsi bersama-sama untuk menjalankan pengolahan data).
  2. SISTEM ABSTRAK (ABSTRACT SYSTEM): Sistem yang dibentuk akibat terselenggarakannya ketergantungan ide dan tidak dapat diidentifikasikan secara nyata, tetapi dapat diuraikan elemennya. Contohnya: Sistem Teologi, hubungan antara manusia dengan Tuhan.

Klasifikasi Sistem 

  1. Deterministik Sistem, Sistem dimana operasi-operasi (input/output) yang terjadi didalamnyadapat ditentukan atau diketahui dengan pasti. Contohnya: Program komputer (melaksanakan secara tepat dan sesuai dengan rangkaian instruksinya), Sistem penggajian.
  2. Probabilistik Sistem, Sistem yang input dan prosesnya dapat didefinisikan, tetapi output yang dihasilkan tidak dapat ditentukan dengan pasti (selalu ada sedikit kesalahan atau penyimpangan terhadap ramalan jalannya sistem). Contohnya: Sistem penilaian ujian dan Sistem pemasaran. 
  3. Open Sistem, Sistem yang mengalami pertukaran energi, materi atau informasi dengan lingkungannya. Sistem ini cenderung memiliki sifat adaptasi, dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya sehingga dapat meneruskan eksistensinya. Contohnya: Sistem keorganisasian memiliki kemampuan adaptasi(bisnis dalam menghadapi persaingan dari pasar yang berubah, Perusahaan yang tidak dapat menyesuaikan diri akan tersingkir).
  4. Closed Sistem, Sistem fisik dimana proses yang terjadi tidak mengalami pertukaran materi, energi atau informasi dengan lingkungan di luar sistem tersebut. Contohnya: reaksi kimia dalam tabung berisolasi dan tertutup.
  5. Relatively Closed Sistem, Sistem yang tertutup tetapi tidak tertutup sama sekali untuk menerima pengaruh-pengaruh lain. Sistem ini dalam operasinya dapat menerimapengaruh dari luar yang sudah didefinisikan dalam batas-batas tertentu. Contohnya: Sistem KOmputer (sistem ni hanya menerima masukan yang telah ditentukan sebelumnya, mengolahnya dan memberikan keluaran yang juga telah ditentukan sebelumnya, tidak terpengaruh oleh gejolak di luar sistem).
  6. Artificial Sistem, Sistem yang meniru kejadian dalam alam. Sistem ini dibentuk berdasarkan kejadian di alam dimana manusia tidak mampu melakukannya.Dengan kata lain tiruan yang ada di alam. Contohnya: Sistem Robotika dan Jaringan Neutral Network.
  7. Natural Sistem, Sistem yang dibentuk dari kejadian dalam alam. Contohnya: Laut, pantai, Tata Surya dan Atmosfer.
  8. Manned Sistem, Sistem penjelasan tingkah laku yang meliputi keikutsertaan manusia. Sistem ini dapat digambarkan dalam cara-carasebagai berikut:  1.Sistem manusia-manusia(sistem yang menitik beratkan hubungan antar manusia), 2.Sistem manusia-Mesin ( Sistem yang mengikutsertakan mesin untuk suatu tujuan dan 3.Sistem Mesin-Mesin.

Sistem yang otomatis dimana manusia mempunyai tugas untuk memulai dan mengakhiri sistem. Sementara itu manusia dilibatkan juga untu memonitor sistem. Mesin berinteraksi dengan mesin untuk melakukan beberapa aktifitas. Pengotomatisan ini menjadikan bertambah pentingnya konseporganisasi dimana dibebaskan dari tugas-tugas rutin atau tugas-tugas fisik yang berat.
Perancangan sistem lebih banyak menggunakan metode ‘Relatively Closed’ dan ‘Deterministik Sistem’, karena sistem ini dalam pengerjaanya lebih mudah meramalkan hasil yang akan diperoleh dan lebih mudah diatur dan diawasi. Contohnya: Pada bidang sistem informasi, faktor komputer dan program komputer biasanya ‘Relatively Closed’ dan ‘Deterministik Sistem’, tetapi faktor manusia sebagai pengelolanya adalah ‘Open dan Probabilistik Sistem’.

Metode Sistem

A. Blackbox Approach 

Suatu sistem dimana input dan outputnya dapat didefinisikan tetapi prosesnya tidak diketahui atau tidak terdefinisi. Metode ini hanya dapat dimenegerti oleh pihak dalam ( yang menangani) sedangkan pihak luar hanya mengetahui masukan dan hasilnya. Sistem ini terdapat pada subsistem tingkat terendah.

Contohnya: Bagian percetakan uang, Proses pencernaan.

 

B. Analityc System

Suatu metode yang mencoba untuk melihat hubungan seluruh masalah untuk menyelidiki kesistematisan tujuan dari sistem yang tidak efektif dan evaluasi pilihan dalam bentuk ketidak efektifan dan biaya.

Dalam metode ini beberapa langkah diberikan seperti di bawah ini:

  1. Identitas dari sistem: Maksudnya sistem apa yang diterapkan, batasannya dan apa yang dilaksanakan sistem tersebut.
  2. Menentukan tujuan dari sistem: Maksudnya, output yang dihasilkan dari isi sistem, fungsi serta tujuan yang diminta untuk mencoba menanggulangi lingkungan.
  3. Bagian-bagian apa saja yang terdapat dalam sistem dan apa tujuan dari masing-masing bagian tersebut: maksudnya tujuan masing-masing bagian sistem harus jelas, cara apa yang digunakan subsistem untuk berhubungan dengan subsistem lain.
  4. Bagaimana bagian-bagian yang ada dalam sistem itu saling berhubungan menjadi satu kesatuan.

 

 

Analisis Sistem 

Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai: ‘Penguraian daei suatu sistem informasi yang utuhke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan2, hambatan2 yang terjadi dan kebutuhan2 yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikan.

Tahap analisa merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan di tahap selanjutnya.

 

A. Langkah-Langkah di Analisis Sistem :

Langkah-Langkah di dalam tahap analisis sistem hampir sama dengan langkah-langkah yang dilakukan dalam mendefinisikan proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan di tahap perencanaan sistem. Perbedaanya pada analisis sistem ruang lingkup tugasnya lebih terinci.

 

B. Langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh Analis Sistem yaitu:

 

  1. Identify, yaitu mengedintifikasikan masalah, penyebab masalah, titik keputusan dan personil-personil kunci.
  2. Understand, yaitu memahami kerja dari sistem yang ada, menentukan jenis penelitian, merencanakan jadwal penelitian, mengatur jadwal wawancara, mengatur jadwal observasi, mengatur jadwal pengambilan sample, membuat penugasan penelitian, membuat agenda wawancara dan mengumpulkan hasil penelitian.
  3. Analyze, yaitu menganalis sistem , kelemahan sistem dan kebutuhan informasi pemakai atau manajemen.
  4. Report, yaitu membuat laporan hasil analisis yang tujuannya bahwa pelaporan analisis telah selesai dilakukan, meluruskan kesalah pengertian mengenai apa yang telah ditemukan dan dianalisis oleh analis sistem tetapi tidak sesuai menurut manajemen serta menita pendapat dan saran dari pihak manajemen dan terakhir meminta persetujuan pihak manajemen untuk melakukan tindakan selanjutnya.

Setelah tahap analisis sistem selesai dilakukan, makaanalis sistem telah mendapatkan gambaran dengan jelas apa yang harus dikerjakan.Tiba waktunya sekarang bagi analis sistem untuk memikirkan bagaimana membentuk system tersebut. Tahap ini disebut dengan perancangan sistem.

Perancangan Sistem dapat dibagi dua, yaitu:
A. Perancangan sistem secara umum atau perancangan konseptual, perancangan logika atau perancangan secara makro.
B. Perancangan sistem terinci atau perancangan sistem secara phisik.

Perancangan Sistem dapat diartikan sbb:

  1. Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem.
  2. Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional.
  3. Persiapan untuk rancang bangun  implementasi.
  4. Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk.
  5. Yang dapat berupa penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah kedalam satu kesalahan yang utuh dan berfungsi.
  6. Termasuk menyangkut mengkonfigurasikan dari komponen-komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem.

Tahap perancangan sistem mempunyai 2 tujuan utama, yaitu:

  1. Untuk memenuhi kebutuhan kepada pemakai sistem.
  2. Untuk memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada pemrogram komputer dan ahli-ahli teknik lainnya yang terlibat.

 Perancangan Sistem secara Umum

  • Tujuan dari sistem secara umum adalah untuk memberikan gambaran secara umum kepada user tentang sistem yang baru. Desain sistem secara umum merupakan persiapan dari desain cesara terinci. Desain secara umum mengidentifikasikan komponen-komponen sistem informasi yang akan di desain secara rinci. Desain terinci dimaksudnkan untuk pemrogram komputer dan ahli teknik lainnya yang akan mengimplementasi sistem. Tahap dsain sistem secara umum dilakukan setelah tahap analisis sistem selesaidilakukan dan hasil analisis disetujui oleh pihak manajemen.
  • Pada tahap desain secara umum, komponen-komponen sistem informasi dirancang tujuan untuk dikomunikasi kepada user bukan untuk pemrogram. KOmponen sistem informasi yang didesain adalah model, output, input, database, teknologi dan kontrol.

 

A.    Definisi Sistem Informasi

Berikut ini adalah beberapa definisi dari sistem informasi :
1.      ”Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi”. Al- Bahra (2005:9)
2.      ”Sekumpulan prosedur organisasi yangpada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan dan atau untuk mengendalikan organisasi”. Al-Bahra (2005:9)
3.      “Suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhanpengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatanstrategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporanlaporanyang diperlukan”. Al-Bahra (2005:9)

B.     Definisi Pengembangan Sistem Informasi

Pengembangan sistem informasi sering disebut proses pengembangan sistem (System Development). Terdapat beberapa definisi mengenai pengembangan sistem informasi diantaranya adalah :
1.      aktifitas untuk menghasilkan sistem informasi berbasis computer untuk menyelesaikan permasalahan (problem) organisasi atau memanfaatkan kesempatan (opportunities) yang timbul.
2.      Kumpulan kegiatan para analis sistem , perancang , dan pemakai yang mengembangkan dan mengimlementasikan sistem informasi.
3.      Tahapan kegiatan yang dilakukan selama pembangunan sistem informasi
4.      Proses merencanakan, mengembangkan , dan mengimplementasikan sistem informasi dengan menggunakan metode , teknik , dan alat bantu pengembangan tertentu.
 
 
Sebenarnya untuk menghasilkan sistem informasi tersebut terdiri dari :
1.      Sistem analis
Upaya mendapatkan gambaran bagaimana sistem bekerja dan masalah – masalah apa saja yang ada pada sistem.
2.      Sistem development
Langkah – langkah mengembangkan sistem informasi yang baru berdasarkan gambaran cara kerja sistem dan permasalahan yang ada.

C.    Prinsip Pengembangan Sistem

1.      Sistem yang dikembangkan adalah untuk manajemen.
2.      Sistem yang dikembangkan adalah investasi modal besar maka setiap investasi modal harus mempertimbangkan 2 hal berikut ini :
a.       Semua alternative yang ada harus diinvestigasikan
b.      Investasi yang terbaik harus bernilai.
3.      Sistem yang dikembangkan memerlukan orang yang terdidik
4.      Tahapan kerja dan tugas-tugas yang baru dilakukan dalam proses pengembangan sistem
5.      Proses pengembangan sistem tidak harus urut
6.      Jangan takut membatalkan proyek
7.      Dokumentasi harus ada untuk  pedoman dalam pengembangan sistem

D.    Alasan diperlukan Pengembangan Sistem Informasi

1.      Adanya masalah yang timbul dari sistem yang lama
2.      Untuk meraih kesempatan – kesempatan dalam berbagai hal
3.      Adanya instuksi dari pimpinan atau adanya peraturan dari pemerintah
 
 

E.     Tim Pengembangan Sistem

Pengembangan sistem tentunya harus didukung oleh personal-personal yang kompeten di bidangnya. Suatu Tim biasanya terdiri dari :
1. Manajer Analis Sistem
2. Ketua Analis Sistem
3. Analis Sistem Senior
4. Analis Sistem Junior
5. Pemrogram Aplikasi Senior
6. Pemrogram Aplikasi Junior
Jumlah personil Tim di atas diperlukan apabila sistem yang akan dikembangkan cukup besar. Apabila sistem yang akan dikembangkan kecil, maka personilnya dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan.

F.     Pendekatan Pengembangan Sistem Informasi

1.      Pendekatan Konvensional
a.       Pemahaman masalah didasarkan pada pelaksanaan prosedur kerja
b.      Pelaksanaan pengembangan diawali dengan melihar alur dokumen dari satu bagian organisasi ke bagian organisasi lainnya, selanjutnya ditentukan proses – proses pengolahan datanya.
c.       Secara historis digunakan untuk mengembangkan sistem pengolahan transaksi yang ada di sistem fisik.
2.      Pendekatan Funsional
a.       Dekomposisi permasalahan dilakukan berdasarkan fungsi atau proses secara hiraki, muali dari konteks sampai proses – proses paling kecil (top down)
b.      Pengembangan dilaksanakan dengan melihat fungsi atau proses yang harus dilaksanakan oleh sistem, data yang menjadi masukan dan keluaran, sumber dan tujuan data, serta tempat penyimpanan data.
 
3.      Pendekatan Struktur Data
a.       Sudut pandang pengembangan adalah struktur data dari dokumen masukan/keluaran yang digunakan alam sistem.
b.      Struktur tsb. Kemudian dinyatakan secara hirarki dengan menggunakan konstruksi sequence,selection, dan repetition sampai terlihat proses pembetukannya.
4.      Infromation Enginering
a.       Sistem diangun berdasarkan kebutuhan informasi enterprise
b.      Pelaksanaan pengembangan diawali dengan proses perencaan strategis informasi dan analisis wilayah bisnis
c.       Cakupan pengembangan adalah seluruh enterprise (enterprise-wide basis)
d.      Mengaplikasikan teknik tersturktur dan automated tools.
5.      Pendekatan Objek
a.         Sudut pandang pengembangan sistem dilakukan berdasarkan objek-objek yang ada dalam sistem.
b.        Sistem dipandang sebagai kumpulan objek yang mempunyai atribut (data) dan operasi (layanan) yang saling berinteraksi satu dengan yang lain.
c.         Setiap objek dalam sistem dapat menerima pewarisan (inheritance) dari objek lainnya.
d.        Setiap objek dapat mempunyai kemampuan polimorfisme.

JENIS – JENIS SISTEM INFORMASI

Sistem informasi dikembangkan untuk tujuan yang berbeda-beda, tergantung pada kebutuhan bisnis. Sistem informasi dapat dibagi menjadi beberapa bagian : 

1. Transaction Processing Systems (TPS) 
TPS adalah sistem informasi yang terkomputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi. TPS berfungsi pada level organisasi yang memungkinkan organisasi bisa berinteraksi dengan lingkungan eksternal. Data yang dihasilkan oleh TPS dapat dilihat atau digunakan oleh manajer.

2. Office Automation Systems (OAS) dan Knowledge Work Systems (KWS) 
OAS dan KWS bekerja pada level knowledge. OAS mendukung pekerja data, yang biasanya tidak menciptakan pengetahuan baru melainkan hanya menganalisis informasi sedemikian rupa untuk mentransformasikan data atau memanipulasikannya dengan cara-cara tertentu sebelum menyebarkannya secara keseluruhan dengan organisasi dan kadang-kadang diluar organisasi. Aspek-aspek OAS seperti word processing, spreadsheets, electronic scheduling, dan komunikasi melalui voice mail, email dan video conferencing. 
KWS mendukung para pekerja profesional seperti ilmuwan, insinyur dan doktor dengan membantu menciptakan pengetahuan baru dan memungkinkan mereka mengkontribusikannya ke organisasi atau masyarakat. 

3. Sistem Informasi Manajemen (SIM) 
SIM tidak menggantikan TPS , tetapi mendukung spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari TPS, termasuk analisis keputusan dan pembuat keputusan. SIM menghasilkan informasi yang digunakan untuk membuat keputusan, dan juga dapat membatu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data). 

4. Decision Support Systems (DSS) 
DSS hampir sama dengan SIM karena menggunakan basis data sebagai sumber data. DSS bermula dari SIM karena menekankan pada fungsi mendukung pembuat keputusan diseluruh tahap-tahapnya, meskipun keputusan aktual tetap wewenang eksklusif pembuat keputusan. 

5. Sistem Ahli / Sistem Pakar(Expert System) dan Kecerdasan (Artificial Intelligence/AI) 
AI dimaksudkan untuk mengembangkan mesin-mesin yang berfungsi secara cerdas. Dua cara untuk melakukan riset AI adalah memahami bahasa alamiahnya dan menganalisis kemampuannya untuk berfikir melalui problem sampai kesimpulan logiknya. Sistem ahli menggunakan pendekatan-pendekatan pemikiran AI untuk menyelesaikan masalah serta memberikannya lewat pengguna bisnis. Sistem ahli (juga disebut knowledge-based systems) secara efektif menangkap dan menggunakan pengetahuan 
seorang ahli untuk menyelesaikan masalah yang dialami dalam suatu organisasi. Berbeda dengan DSS, DSS meningalkan keputusan terakhir bagi pembuat keputusan sedangkan sistem ahli menyeleksi solusi terbaik terhadap suatu masalah khusus. Komponen dasar sistem ahli adalah knowledge-base yaikni suatu mesin interferensi yang menghubungkan pengguna dengan sistem melalui pengolahan pertanyaan lewat bahasa terstruktur dan anatarmuka pengguna. 

6. Group Decision Support Systems (GDSS) dan Computer-Support Collaborative Work Systems (CSCW) 
Bila kelompok, perlu bekerja bersama-sama untuk membuat keputusan semi-terstruktur dan tak terstruktur, maka group Decision support systems membuat suatu solusi. GDSS dimaksudkan untuk membawa kelompok bersama-sama menyelesaikan masalah dengan memberi bantuan dalam bentuk pendapat, kuesioner, konsultasi dan skenario. Kadang-kadang GDSS disebut dengan CSCW yang mencakup pendukung perangkat lunak yang disebut dengan “groupware” untuk kolaborasi tim melalui komputer yang terhubung dengan jaringan. 

7. Executive Support Systems (ESS) 
ESS tergantung pada informasi yang dihasilkan TPS dan SIM dan ESS membantu eksekutif mengatur interaksinya dengan lingkungan eksternal dengan menyediakan grafik-grafik dan pendukung komunikasi di tempat-tempat yang bisa diakses seperti kantor.

Ksi

Pengertian Brainware

Brainware merupakan perangkat akal atau orang yang dapat mengopersikan komputer. Dalam hal pemanfaatan komputer secara optimal diperlukan orang-orang yang ahli dalam mengopersikan komputer. Ditinjau dari secara organisasi, pemakai komputer dikelompokkan menjadi beberapa keahlian seperti:

Data Entry Operator adalah pemakai komputer yang memiliki kemampuan menggunakan program aplikasi untuk menyelsaikan pekerjaan. Pada umumnya keahlian yang harus dimilikinya antara lain mampu mengoperasikan komputer dan peralatan pendukungnya, menggunakan program aplikasi sesuai dengan pekerjaan dan mampu mengarsipkan data ke media penyimpanan sesuai dengan keperluan.

pengertian software

Software adalah perangkat lunak. Karena disebut juga sebagai perangkat lunak, maka sifatnya pun berbeda dengan hardware atau perangkat keras, jika perangkat keras adalah komponen yang nyata yang dapat diliat dan disentuh oleh secara langsung manusia, maka software atau Perangkat lunak tidak dapat disentuh dan dilihat secara fisik, software memang tidak tampak secara fisik dan tidak berwujud benda namun  bisa untuk dioperasikan.

Pengertian Software komputer adalah sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau instruksi yang akan menjalankan suatu perintah. Melalui sofware atau perangkat lunak inilah suatu komputer dapat menjalankan suatu perintah.

 

Jenis-jenis Software atau Perangkat Lunak

Software atau perangkat lunak komputer berdasarkan distribusinya dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu software berbayar, software gratis atau free ( Freeware, free software, shareware, adware) .

Software berbayar

Software berbayar merupakan perangkat lunak yang didistribusikan untuk tujuan komersil, setiap pengguna yang ingin menggunakan atau mendapatkan software tersebut dengan cara membeli atau membayar pada pihak yang mendistribusikannya. pengguna yang menggunakan software berbayar umumnya tidak diijinkan untuk menyebarluaskan software tersebut secara bebas tanpa ijin ada penerbitnya. contoh software berbayar ini misalnya adalah sistem microsoft windows, microsoft office, adobe photo shop, dan lain-lain.

Freeware

Freeware atau perangkat lunak gratis adalah perangkat lunak komputer berhak cipta yang gratis digunakan tanpa batasan waktu, berbeda dari shareware yang mewajibkan penggunanya membayar (misalnya setelah jangka waktu percobaan tertentu atau untuk memperoleh fungsi tambahan). Para pengembang perangkat gratis seringkali membuat perangkat gratis freeware “untuk disumbangkan kepada komunitas”, namun juga tetap ingin mempertahankan hak mereka sebagai pengembang dan memiliki kontrol terhadap pengembangan selanjutnya. Freeware juga didefinisikan sebagai program apapun yang didistribusikan gratis, tanpa biaya tambahan. Sebuah contoh utama adalah suite browser dan mail client dan Mozilla News, juga didistribusikan di bawah GPL (Free Software).

Free Software

Free Software lebih mengarah kepada bebas penggunaan tetapi tidak harus gratis. Pada kenyataannya, namanya adalah karena bebas untuk mencoba perangkat lunak sumber terbuka (Open Source) dan di sanalah letak inti dari kebebasan: program-program di bawah GPL, sekali diperoleh dapat digunakan, disalin, dimodifikasi dan didistribusikan secara bebas. Jadi free software tidak mengarah kepada gratis pembelian tetapi penggunaan dan distribusi. Begitu keluar dari lisensi kita dapat menemukan berbagai cara untuk mendistribusikan perangkat lunak, termasuk freeware, shareware atau Adware. Klasifikasi ini mempengaruhi cara di mana program dipasarkan, dan independen dari lisensi perangkat lunak mana mereka berasal.

Perbedaan yang nyata antara Free Software dan Freeware. Konflik muncul dalam arti kata free dalam bahasa Inggris, yang berarti keduanya bebas dan gratis. Oleh karena itu, dan seperti yang disebutkan sebelumnya, Free Software tidak perlu bebas, sama seperti Freeware tidak harus gratis.

Shareware

Shareware juga bebas tetapi lebih dibatasi untuk waktu tertentu. Shareware adalah program terbatas didistribusikan baik sebagai demonstrasi atau versi evaluasi dengan fitur atau fungsi yang terbatas atau dengan menggunakan batas waktu yang ditetapkan (misalnya 30 hari) . Dengan demikian, memberikan pengguna kesempatan untuk menguji produk sebelum membeli dan kemudian membeli versi lengkap dari program. Sebuah contoh yang sangat jelas dari tipe ini adalah perangkat lunak antivirus, perusahaan-perusahaan ini biasanya memudahkan pelepasan produk evaluasi yang hanya berlaku untuk jumlah hari tertentu. Setelah melewati maksimum, program akan berhenti bekerja dan Anda perlu membeli produk jika Anda ingin tetap menggunakannya.

 

Programmer adalah orang yang dapat menguasai bahasa pemrograman untuk berkomunikasi dengan komputer sehingga dapat memanfaatkan komputer secara optimal sesuai dengan kebutuhan .

Analis System analis sistem berperan melakukan analisa terhadap permasalahan yang dihadapi dalam suatu sistem serta merancang solusi pemecahannya dalam bentuk program komputer.

EDP Manager yaitu orang bertugas dan bertanggung jawab pada semua jaringan komputer dan memelihara perangkat keras komputer pada suatu perusahaan. 

Arsitektur komputer juga dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.

 

Arsitektur komputer ini paling tidak mengandung

 3 sub-kategori:

Set instruksi (ISA)
Arsitekturmikro dari ISA, dan
• Sistem desain dari seluruh komponen dalam perangkat keras   komputer ini.

 

This WordPress.com site is the bee's knees